Selasa, 03 September 2013

Sumur Bor Yang Baik Dan Tips Dalam Pembuatannya

Sumur Bor Yang Baik Dan Tips Dalam Pembuatannya

Sumber air selalu dibutuhkan oleh semua orang didunia. Semua orang bisa mencukupi semua kebutuhan seperti mandi, makan, kakus dengan air. Mereka akan butuh memasak dan tanpa air mereka tidak bisa hidup dengan baik. Semakin banyaknya bangunan di beberapa wilayah membuat sumber mata air mulai terganggu. Banyak orang yang menggunakan jasa air dari perusahaan daerah merasa sangat kecewa karea air yang mereka dapatkan hanya sedikit. Mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan harga air tetap melambung tinggi. Lalu apa yang bisa anda lakukan? Beberapa orang lebih memilih menggunakan atau membuat sumur bor sebagai sumber mendapatkan air. Membuat sumur bor bukanlah hal yang mudah karena anda harus tahu dimana anda akan mendapatkan air yang bagus dan berkualitas. Anda tidak juga boleh asal-asalan dalam memilih lokasi untuk sumur anda ini. Jika anda tidak begitu mengerti tentang sumur, anda harus mencari orang yang professional. Banyak sekali orang yang menawarkan jasa pembuatan sumur untuk rumah anda. Mereka biasanya akan datang setelah mendapatkan panggilan telepon. Banyak faktor yang harus anda cermati seperti kedalaman minimal untuk membuat sumur bor, teknik dan alat-alat yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat sumur tersebut.
Cara Pembuatan Sumur Bor
Sebelum anda membuat sumur bor anda harus mencermati beberapa hal dan ini ada hubungannya dengan teknik pembuatan sumur. Pertama adalah penentuan lokasi sumur. Anda tidak boleh membuat sumur didekat wc karena kualitas air disekitar wc biasanya sudah terkontaminasi. Anda harus memilih jarak yang tepat agar air yang anda dapatkan benar-benar merupakan air yang sangat berkualitas baik. Jika tanahnya berpasir, sebaiknya anda memilih jarak 7.5 meter dari toilet anda untuk membuat sumur. Jika tanahnya tidak berpasir maka jarak 5 meter anda bisa membuat sumur. Kedua, konstruksi sumur sebaiknya benar-benar diperhatikan agar memenuhi syarat.  Ketiga, anda sebaiknya membuat tembok bagian atas setinggi tiga meter agar tidak ada rembesan air yang masuk kedalam sumur. Keempat, dibagian atas sumur, sebaiknya anda membuat penutup sumur agar sumur bor anda tidak kemasukan kotoran yang akan mempengaruhi kualitas air anda. Kelima, anda bisa menggunakan kaporit untuk membunuh bakteri dan kuman yang ada di dalam sumur anda.
Jasa Pembuatan Sumur Bor
Anda kini tidak perlu khawatir lagi jika ingin membuat sumur bor. Anda hanya perlu menghubungi kontak penyedia jasa pembuatan sumur dan mereka akan datang kerumah anda untuk melihat area yang anda punyai. Anda harus benar-benar cermat memilih orang untuk membantu pembuatan sumur. Pastikan mereka benar-benar tahu bagaimana membuat dan juga merawat sumur. Ada juga banyak penyedia jasa pembuatan sumur yang menawarkan jasa perbaikan sumur. Anda bisa membuat sumur bor yang sesuai dengan budget atau dana yang anda miliki. Konsultasikanlah semua hal kepada pembuat sumur tersebut terlebih dahulu. Anda bisa memilih pembuat sumur yang telah direkomendasikan oleh teman anda. Biasanya pembuat sumur tersebut akan jauh lebih terpercaya ketimbang jika anda memilih dan mencari pembuat sumur bor sendiri.

Selasa, 07 Mei 2013

Cooling Water Treatment


Cooling water is needed, as the name tells, to cool down something or to get rid of unwanted heat. Air has to be cooled mainly for air conditioning, product has to be cooled after certain heat processes and machines or processes has to be cooled down, because most machines produce unwanted heat as a side effect, which has to be brought down in order to run the machine properly. There are either open cooling water systems, where a cooling tower is involved and therefore the water is open to the surroundings, or so called closed cooling system, where the water is cooled by other meaning and all time circulated and reused. We will concentrate here on open cooling loops only. Here you get an overview about cooling water systems. (TDS) in the water. As higher the TDS in the cooling water, as more likely there will be technical problems in the system, such as fouling and scaling. In order to avoid this technical problems, the common method to counter these problems is to replace some of the cooling water with fresh water. This is called blow down or bleeding. In most systems, this happens automatic. There is set a threshold for TDS or conductivity, once this limit is reached a blow down valve or a bleeding valve is open and drain a certain amount of water, which is then replaced by the feed water. As an example, if the blow down happens at a concentration of 2.500 TDS and the feed water holds only 100 TDS, the overall concentration of the cooling water will be lowered. What next to all users of a cooling water system are doing today, they are adding chemicals in the cooling water. There are chemicals against scaling or fouling, there are chemicals against corrosion and in most cooling systems also chemicals against bio activities in the water. In most cases we see in the field, there is a cocktail out of all three major used chemicals added to the cooling water, which gives significant cost and effort. There are the cost of the chemicals itself, the dosing equipment with its sensors and control units, as well there are the costs of logistic to get supplied with the chemicals, to store them and bring them to all the dosing points in the system. MERUS is fighting all the arised technical problems in the cooling water with the MERUS Rings. • scaling • corrosion • microbiological problems • increased use of the water Today MERUS has a row of certified cases, where entire cooling loops, including the cooling towers, all the heat exchangers and other consumers are taken care off. With the result, that there no need to use chemcicals to treat the cooling water, and no problems arise in the cooling system. In addition MERUS is able to run a cooling system with a far higher COC (cycle of concentration) or far higher TDS, then ever possible when using chemicals. This higher TDS lead to significant savings of water. We are now working on projects, where the target will be to run the cooling loop with less then 50% of the water. See as well case studies: algae cooling tower, biofouling refinery, cooling system refinery, scale in cooling loop. Also a calculator about saving of water. To understand the used abreviations please see the glossary
The principal how this cooling water is distributed is more or less the same in all installations. There is a cooling tower or a row of them, from there a pipe network is supplying the cooling water to all the consumers connected to the system. Such consumers are heat exchangers of some sort, either direct build in a machine, or a heat exchanger, where on the one side cooling water is applied, and on the other side the liquid or gas, which has to be cooled down. In a cooling tower some of the cooling water is evaporated, this evaporation is cooling down the remaining cooling water, using the effect of the evaporation heat. Very simple explained, the water needs a certain amount of energy to change from the liquid phase (water) to the gas phase (vapor), this energy is taken from the environment (as well the water) and so water is getting colder. As only water is evaporated, the concentration of solids or solved parts such as salts or minerals in the remaining water is increasing all the time during this process. This leads over time as more and more water evaporates, to a higher concentration of solids